FGD Kajian Peluang Pengembangan Jejaring Usaha secara Mikro melalui BUMDes Kabupaten Tuban

Bagikan

Sebagai tindak lanjut dari kerjasama antara CSWS FISIP UNAIR dengan BAPPEDA Kabupaten Tuban, diadakan Focus Group Discussion (FGD). Bertempat di ruang Sakura, Fave Hotel Tuban, secara berturut-turut yakni pada tanggal 15 Mei 2018 dengan tema FGD tentang Kajian Peluang Usaha Mikro BUMDes dan tanggal 16 Mei 2018 dilakukan FGD bertema RAD SDGs sekaligus konsolidasi pembentukan Kelompok Kerja (Pokja).

FGD BUMDes dimoderatori oleh  Drs. Gitadi Tegas., M.Si dan sebagai Pemateri adalah Philipus Edy Keban, S.IP., M.Si. Turut dihadiri Kepala BAPPEDA Kabupaten Tuban, Ibu Dra. Mustarikah, MM. Peserta yang hadir dalam merupakan perwakilan dari berbagai kecamatan, kedinasan dan lembaga swadaya masyarakat di Kabupaten Tuban.

Fokus dalam FGD BUMDes adalah bagaimana menciptakan BUMDes yang tangguh dan berkontribusi dalam penurunan kemiskinan dan sinkronisasi pengelolaan bumdes yang diarahkan pada masing-masing wilayah desa di Kabupaten Tuban. Permasalahan yang ada untuk penguatan jejaring usaha mikro selain keterbatasan SDM adalah Belum ada intervensi dari negara dalam pendampingan dan perlindungan pada usaha kecil di tengah ekspansi pasar pemodal besar yang semakin masif. Sehingga keberadaan BUMDes harus berbeda dengan BUD (kini KUD) dengan perlunya pemahaman secara cermat potensi dan pengembangan potensi desa. Perlunya usaha mandiri bukan sekadar subsidi.

Tiga hal utama dari FGD BUMDEs diantaranya:

1. Perlu peta desa yang dapat dijadikan jejaring dengan basis sistem informasi
2. Jejaring disesuaikan dengan kebutuhan
3. Jejaring sebagai pengembangan yang membutuhkan replikasi/percontohan dalam bentuk laboratorium desa yang dapat menjadi acuan untuk  desa lain. (roi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *