FGD Penyusunan RAD SDGs Kabupaten Tuban

Bagikan

SDGs merupakan kelanjutan dari MDGS yang sudah disepakati oleh pemerintah pusat. Pemerintah daerah harus menopang tujuan ini agar sinergi dengan pusat, sehingga apa yang dicapai di daerah dapat menopang capaian di pusat.

Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Penyusunan Rencana Aksi Daerah TPB/SDGsKabupaten Tuban 2018-2030 dilaksanakan pada tanggal 16 Mei 2018 bertempat di Gedung Sakura Fave Hotel Tuban. Dalam FGD ini dimoderatori oleh Ucu Martanto dan yang menjadi pemateri adalah Bintoro Wardiyanto. Turut dihadiri kepala BAPPEDA Kabupaten Tuban dan Kepala BPS Kabupaten Tuban. Jika pada FGD BUMDEs mayoritas peserta berasal dari perwakilan Kecamatan, pada FGD RAD/SDGs lebih didominasi oleh perwakilan dari dinas.

Dalam Paparannya, pemateri menjelaskan  materi tentang SDGs dan indikator-indikator yang harus tercapai sesuai kewenangan Pemerintah Daerah Tuban dan Eksplorasi tantangan yang akan dihadapi dalam memenuhi indikator-indikator SDGs 2018-2030. Untuk itu diperlukan  sinergisasi SDGs dengan RPJMD Kab. Tuban. Merujuk pada Studi kasus Aksi Daerah Kabupaten Tuban 2017 Dinas Sosial yang sudah memberikan jaminan keamanan sosial bagi penyandang kesejahteraan sosial (bansos, sembako, dan bantuan usaha) dan Dinas Peternakan dan Perikanan yang sudah meningkatkan produksi pangan melalui ternak dan ikan (darat dan laut), hanya saja belum tersinergi distribusinya.

Berdasarkan seluruh proses FGD ini direkomendasikan pencapain 17 tujuan pada SDGs akan diaktualisasikan melalui program-program Pemerintah Daerah Tuban dengan menyesuaikan konsisi Kabupaten Tuban mengingat tujuan SDGs akan disesuaikan dan diintegrasikan dengan kewenangan dan program pemerintah daerah. Oleh karena itu, diperlukan pembentukan POKJA untuk membreakdown tujuan SDGs yg diterapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Tuban. (roi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *