Seminar dan Lokakarya Pengabdian Masyarakat UNAIR 2018

Bagikan

 

Lokakarya Pengmas UNAIR 2018

Lokakarya dan Seminar Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Airlangga 2018 dilaksanakan pada tanggal 19 Oktober 2018. Prof. Haryono Suyono sebagai pembicara pertama (berbeda dengan edaran awal panitia yang akan menghadirkan Gubernur Jatim terpilih Ibu Khofifah) menekankan pada pentingnya peranan kampus dalam pembedayaan masyarakat, melalui pengabdian yang tidak hanya sekadar teoritis namun lebih pada tindakan nyata yang melibatkan berbagai pihak.

ubagus Arie Rumantara (UNICEF), penerapan SDGs melibatkan banyak pihak dalam setiap kontribusi untuk pencapaian dalam tahun 2030.Pillar of Co-operation tentang hak anak fokus dalam tiga ranah yaitu SDGs/Agenda 2030, CRC/UUPA dan RPJMN 2015-2019. Aplikasi pada penguatan SDM terutama anak-anak, subsidi anak dan memberi pengertian untuk perubahan perilaku yang sebelumnya menerapkan adat lama seperti perkawinan anak. 7 Keluaran yang ingin dicapai diantaranya child survical and development, early education childhood and adolescent development, child protection, social policy. Jawa Tengah diterapkan melalui sekolah ramah anak khususnya di Semarang dan Jawa Barat telah menjadi fokus pemberdayaan.

Kolonel Kav. Purwadi selaku pembicara pada sesi terakhir membahas tentang revitalisasi Sungai Citarum. Setelah mendapat predikat sebagai sungai terkotor dan menjadi sorotan dunia internasional pemerintah bergerak cepat. Melibatkan elemen kampus hingga militer dilakukan survey lahan krisis di bagian hulu. Selanjutnya dikerahkan tenaga relawan termasuk dari prajurit TNI untuk melakukan reforestisasi area hulu dengan tanaman keras yang dapat mencegah longsor. Secara komunal diberdayakan peran dan partisipasi aktif masyarakat dalam bentuk pengadaan sanitasi dan MCK bersama.

Sesi selanjutnya dilanjutkan dengan diskusi panel yang terbagi dalam kelompok kesehatan, sosial dan humaniora, pendidikan dan teknologi. Tim CSWS membawakan makalah berjudul Strategi Integratif Pengentasan Kemiskinan Kabupaten Tuban. Tulisan ini  sebagai bentuk pengabdian masyarakat dan kerja lapangan CSWS FISIP UNAIR sejak tahun 2017 bekerja sama dengan BAPPEDA Kabupaten Tuban. Dalam diskusi panel rumpun Sosial Humaniora sebagai paper terpilih jatuh kepada Tim ITS (Aunurohim dkk) dengan judul Kolaborasi Institusi Pemerintah-Perguruan Tinggi-LSM dalam Pengelolaan Sampah Plastik Melalui Forum Group Discussion.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *